Filed under: Artikel-Opini, Berita, Sarana-Prasarana | Tags: isro' mi'roj, pengajian, peringatan
Sebagai seorang muslim kita patut mengimani peristiwa isro’ mi’roj, untuk mengingatkan bahwa kita wajib melaksanakan sholat 5 waktu seperti yang diperintahkan Allah secara langsung kepada nabi junjungan kita, nabi Muhammad SAW.
Terkait dengan hal tersebut, sudahkah kita memaknai ibadah dan sholat kita serta anak-anak didik kita? Dengan cara apa kita melakukan hal tersebut?
Nah oleh karena itu, MIBH mengadakan pengajian peringatan isro mi’roj melalui kegiatan pengajian bersama para wali santri KB, TK –SD Bani Hasyim Bertaraf Internasional. Pengajian ini dilaksanakan tanggal 9 Agustus 2008 di Gedung Lantai 3 SD Bani Hasyim, dengan mengambil tema “Memaknai ibadah dan sholat kita” . Pengajian ini dibuka langsung oleh Bapak Aji Dedi Mulawarman dan Bapak Aji Said Abbas. Selanjutnya mauodhotul khasanah diisi oleh Ust Imron Rosyadi dari Purwosari.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membangun dan meningkatkan rasa keimanan kepada Allah Swt dengan beribadah, melaksanakan sholat 5 waktu (dan sholat sunnnahnya). Selain itu melalui kegiatan ini, wali santri dapat membantu pembelajaran di sekolah untuk menanamkan rasa keimanan kepada Allah, dan mensyukuri nikmat Allah dengan cara beribadah sehingga dapat menuntun kita pada tujuan hidup sebagai makhluk ciptaan Allah.
Filed under: Artikel-Opini, Berita | Tags: Muhammadiyah, Nurul Hadi, Pangeran diponegoro, panti sauhan, sumbangan, Sunan Ampel, TK Hasiibu
Menjadi kebanggaan tersendiri bagi santri-santri SD Bani Hasyim dapat menyaksikan langsung berbagi kebahagiaan pada 5 panti asuhan.
Alhamdulillah, tanggal 7 Agustus 2008, MIBH memberikan sumbangan pendidikan kepada 5 Panti Asuhan sebesar Rp 10 juta untuk masing-masing panti asuhan. Penyerahan sumbangan kepada 5 panti asuhan tersebut diserahkan langsung oleh Bapak H. Aji Said Abbas disaksikan oleh santri KB, TK-SD Bani Hasyim. Panti Asuhan tersebut adalah:
- Panti Asuhan “Sunan Ampel”, Leses-Ngijo-Karangploso. Untuk 35 anak yatim yang diasuh oleh Bapak Fatkhur Rohman
- Panti Asuhan “Nurul Hadi”, Trajang-Pakisjajar. Untuk 75 anak yatim yang diasuh oleh Ibu Nur
- Panti Asuhan “Pangeran Diponegoro”, Lawang-Malang. Untuk 65 anak yatim, yang diasuh oleh Bapak Habib Muhammad.
- Panti Asuhan “Muhammaddiyah”, Bareng Malang, untuk 95 anak yatim yang diasuh oleh ibu Mukarom
- playgroup TK “Hasibu”, Malang yang diasuh oleh Bapak Imam Afandi.
Santri-santri SD Bani Hasyim sangat antusias sekali menyaksikan perhelatan ini. Bagaimana tidak, anak-anak panti asuhan tersebut juga ikut datang dan berinteraksi langsung dengan santri SD Bani Hasyim.
Melalui Kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan jiwa social santri untuk dapat membantu orang lain yang membutuhkan, mensyukuri nikmat Allah, serta merawat dan menjaga baik-baik anugrah yang sudah diberikan Allah baik itu berupa harta, ilmu, kesehatan, keluarga dan teman-teman semua.
Amin.
Filed under: Sarana-Prasarana | Tags: buku, cd/dvd, perpustakaan, sarana, source ilmu
Untuk mewujugkan gedung pembelajaran yang representative, SD Bani Hasyim tak henti-hentinya mengeksplorasi seluruh ruangan di gedung “Dayang Yah” ini. Kali ini SD Bani Hasyim membangun perpustakaan di Gedung SD lantai 3. Selama ini perpustakaan yang digunakan adalah di gedung Tk (*Gedung “Prasetya Aditya”).
Perpustakaan ini berisi berbagai macam buku, yakni buku bacaan anak-anak, buku ensiklopedi, buku pelajaran, buku-buku novel, buku cerita, berbagai macam kamus, CD/DVD Interaktif, dll.
Dengan adnya perpustakaan baru ini, diharapkan dapat menjadi sarana, menjadi wadah dan menjadi wahana bagi santri dalam melakukan source ilmu yang lebih banyak dan lebih bermakna dalam proses belajar santri.
Filed under: Berita, Guru, Kurikulum, Metode, mata pelajaran | Tags: evaluasi, Metode, pembelajaran
Adanya kebijakan baru di TP. 2008/2009 dengan penerapan system guru kelas di kelas 1, kelas 2 dan kelas 3, maka perlu ada evaluasi berkelanjutan. Evaluasi ini dilakukan setiap minggunya pada tiap-tiap jenjang kelas, baik kelas 1,kelas 2 dan kelas 3. Namun demikian, untuk guru yang ada di jenjang kelas 3, 4 dan kelas 5 juga melakukan evaluasi berkelanjutan tiap munggunya walaupun tidak menerapkan guru kelas.
Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan pembelajaran, yaitu terkait dengan:
-
kesesuaian materi pelajaran dengan PSA termasuk media dan metode pembelajaran,
-
ketercapaian target indikator pembelajaran,
-
evaluasi perkembangan akhlak dan kemampuan psikomotor, kemampuan akademis santri serta psikologis santri
Melalui evaluasi ini diharapkan dapat terus menerus memperbaiki kekurangan pembelajaran yang mungkin terjadi agar dapat terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar santri.
Filed under: Berita, Guru, Kurikulum, Metode | Tags: education, guru bidang studi, guru kelas, kebijakan, kualitas, pembelajaran, sekolah
Pembelajaran tahun 2008-2009 merupakan tahun pembelajaran baru yang penuh dengan perombakan desain pembelajaran. Mulai tahun pelajaran 2008-2009, SD Bani Hasyim bertaraf Internasional menerapkan system Guru Kelas untuk kelas 1, kelas 2 dan kelas 3; dan guru Bidang Studi untuk kelas 4, kelas 5 dan kelas 6.
Dengan adanya penerapan system pembelajaran baru ini, maka perlu adanya persiapan-persiapan pembelajaran yang matang. Persiapan tersebut tak hanya dari guru sebagai fasilitator belajar santri, tapi juga terkait dengan buku.modul pembelajaran, media pembelajaran dan metode yang tepat untuk bisa merangsang santri dalam belajar.
Untuk lebih mengefektifkan pembelajaran, guru kelas 1-5 masing-masing membuat tim khusus untuk menyusun perangkat pembelajaran selama 1 semester. Perangkat pembelajaran yang dibuat meliputi: Program Tahunan, Program Semester, Silabus, Program Siap Ajar (PSA), Lembar Kegiatan Santri (LKS), Media pembelajaran.
Dengan kebijakan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran, yang lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya.
Tahun Pelajaran 2008-2009 juga merupakan titik awal penentuan hasil kualitas pembelajaran selama 6 tahun pelajaran, karena di tahun pelajaran ini SD Bani Hasyim akan meluluskan santri kelas 6 untuk pertama kalinya. Sehingga untuk memperlancar tujuan tersebut, semua guru harus bekerja keras melakukan pembelajaran yang lebih bermakna dan drill-drill soal yang bermutu.