Filed under: Uncategorized
Bulan April telah menjadi hari bersejarah pagi bangsa Indonesia, terutama perempuan. Karena pada bulan itu, tepatnya tanggal 21 April pejuang pendidikan perempuan lahir. Mungkin, tanpa diawali oleh lahirnya Kartini dari Jepara, perempuan belum bisa berkarya seperti sekarang.
Di Bani Hasyim sendiri setiap tahunnya mengadakan peringatan agar anak-anak kita mengenal Pahlawan perempuan Indonesia. Bahwa tidak hanya laki-laki pada jaman Belanda dulu yang berjuang. Tanpa senjatapun kita bisa berjuang. Dengan pendidikan kita berjuang untuk menjadikan anak-anak Indonesia jauh lebih baik daripada sebelumnya.
Kemeriahan peringatan di mulai sejak seminggu yang lalu, Bapak-Ibu guru bersama para santri membuat hiasan untuk kereta yang Insaya Allah akan digunakan karnaval esok hari (25 April 2009). Insya Allah, sekitar pukul 08.00 kami akan berangkat menggunakan kereta kelinci melewati jalan raya, Karanglo, Karangploso, sekolah Bani Hasyim.
Hari ini telah diadakan juga lomba untuk 2 tingkat kelas, kelas bawah (1,2,3) lomba memakai kaos kaki dan sepatu. Pemenangnya telah diperoleh, antara lain:
Juara I: Kls 2B
Juara 2: Kls 1D
Juara 3: Kls 3C
Lomba kelas atas (4,5,6) lomba estafet bola pingpong, diraih oleh kelas:
Juara I: Kls 5B putri
Juara II: Kls 5B putra
Juara III: Kls 5A putri
Puncak acara akan berlangsung besok, dengan menggunakan pakaina adat muslim, santri dan seluruh guru mengikuti karnaval. dan setelah itu, akan lomba paduan suara bagi para santri. Lagu wajib ada 3, yaitu Mars Bani Hasyim, Lagu daerah, dan lagu berbahasa inggris/arab, boleh memilih salah satu. Sebagai kejutan untuk anak-anak, guru juga akan tampil di tengah lomba berlangsung.
Selain itu, pakaian juga kan dinilai oleh juri (B. Suci dkk), dan yang terbaik akan mendapatkan hadian tentunya.
Setelah pengumuman pemenang lomba santri, giliran seluruh civitas akademika diluar santri, yang akan bertanding. Lomba yang diikuti terdiri dari:
Lomba memilih bumbu untuk golongan bapak-bapak
Lomba nyuwun tempeh dengan bola di atasnya untuk kelompok ibu-ibu
Lomba ngiteri beras
Semoga dengan peringatan ini akan membuat seluruh civitas semakin kompak dan Senin tetap semangat mengajar. Selamat berjuang para perempuan, dalam hal apapun.